Kawasan Terpadu Mandiri (KTM) Bungku, Kabupaten Morowali
0813-6316-1804

Bea Cukai Morowali melakukan Penindakan Rokok Ilegal Sekaligus Fasilitasi Industri di Sambalagi Morowali

Di publish pada 21-04-2026 15:00:04

Bea Cukai Morowali melakukan Penindakan Rokok Ilegal Sekaligus Fasilitasi Industri di Sambalagi Morowali
Bea Cukai Morowali melakukan Penindakan Rokok Ilegal Sekaligus Fasilitasi Industri di Sambalagi Morowali

Morowali, 21-04-2026 - Dalam gelaran operasi pasar untuk memberantas peredaran barang kena cukai (BKC) ilegal, Bea Cukai Morowali mengamankan 57 ribu batang rokok ilegal dan 4 liter minuman beralkohol ilegal di wilayah Sambalagi, Bungku Pesisir, Kabupaten Morowali, pada Rabu (15/04).

Bea Cukai Morowali Kembali berhasil menindak 57 ribu batang rokok ilegal dan 4 liter minuman beralkohol ilegal pada toko-toko eceran di wilayah sambalagi, bungku pesisir, kabupaten Morowali Rabu 15 April 2026. Nilai barang kena cukai ilegal yang ditindak diperkirakan sebesar 150 juta rupiah dengan potensi kerugian negara sebesar 76 juta rupiah.Terhadap para pedagang yang menjual barang kena cukai ilegal dikenakan sanksi administrasi sesuai ketentuan yang berlaku berupa denda sebesar 3 kali nilai cukai atau disebut juga Ultimum Remidium yaitu 230 juta rupiah. Selama Tahun 2026 Bea Cukai Morowali telah berhasil mengumpulkan denda dari sanksi administrasi cukai sebesar 1,94 milyar rupiah.


Disaat yang sama Bea Cukai Morowali melakukan asistensi terhadap Kawasan industri hilirisasi Nikel yang sedang dalam tahap pembangunan di wiayah sambalagi yaitu PT International Green Industrial Park (IGIP). Total investasi pada proyek ini senilai 1,5 milyar US dollar dengan luas area 300 hektar. Kapasitas produksi diharapkan 66 ribu ton pertahun Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) mengandung Nikel dan Kobalt yang digunakan sebagai bahan baku utama baterai kendaraan listrik. Dalam asistensi ini, Bea Cukai Morowali memaparkan fasilitas yang dapat dipergunakan serta ketentuan kepabeanan yang harus dipenuhi perusahaan. Lewat asistensi ini diharapkan proyek dapat segera berproduksi agar menghasilkan devisa bagi negara, menyerap tenaga kerja, dan memajukan ekonomi khususnya wilayah kabupaten morowali.
Kepala Kantor Bea Cukai Morowali Muhariadi Angkat menjelaskan kegiatan ini sebagai wujud peran kami sebagai perlindungan masyarakat dari peredaran barang ilegal, memberikan fasiitas kepada industri, dan mengumpulkan penerimaan negara.

#bcmorowali #bcmorowali #beacukaimakinbaik #ikhlasberbaktisemangatmengabdi #beacukaimorowali #morowali


Isikan nama, email dan komentar Anda